Rabu, 30 Oktober 2013
perancangan web
PERTEMUAN 6
PROMOSI DAN
PEMELIHARAAN WEBSITE
Promosi Website
•Bagaimana user dapat
menemukan dan mendapatkan informasi dari website adalah tujuan dari promosi
web, terutama untuk aplikasi web yang komersil.
•Promosi website terbagi
2:
1. Promosi Offline
2. Promosi Online
Promosi Offline Melalui media konvensional seperti:
•Media Cetak
Promosi ke majalah, koran,
tabloid atau media cetak lain.
•Media Elektronik
Promosi melalui televisi
atau radio.
•Media lainnya seperti
Kartu nama, Pamflet, Leaflet/brosur, Kop surat, Billboard, Spanduk/umbul-umbul,
dsb.
Promosi Online
•Newsletters
•Affiliate Marketing
•Search Engine Marketing
•Content-related Marketing
•Domain Management
•Milis
Newsletters
•Didistribusikan melalui
Email
•Merupakan media yang
efektif untuk mendapatkan pelanggan baru dan menyediakan informasi untuk
pelanggan serta membentuk relasi yang kuat.
Affiliate Marketing
•Affiliate Marketing
adalah revenue sharing antara pemasang iklan online dengan penjual
online/pemilik website melalui perdagangan online produk, jasa/service atau
pekerjaan dari aplikasi web milik sesorang yang diintegrasikan ke aplikasi web
affiliate.
•Affiliate marketing
sering terkait dengan hilangnya identitas sendiri, menawarkan bentuk yang
efisien dari iklan dengan biaya startup relatif rendah untuk menarik lebih
banyak pengunjung dan untuk membuat situs Web populer.
•Sebagian besar perjanjian
pembagian berdasarkan model pay-per-performance, model bisnis berbasis web yang
mengumpulkan biaya hanya jika konsumen menyelesaikan transaksi (Hoffmann and
Nowak 2005, Rappa 2003).
•Jenis Affiliate
Marketing:
1. Banner exchange
2. Pay per click
3. Revenue sharing
•Faktor sukses dari
Affiliate Marketing:
1. Integrasi ke situs
afiliasi tidak boleh hanya didasarkan pada link sederhana atau banner, tapi
harus memberikan nilai tambah kepada pengguna.
2. Sebuah topik afinitas
kuat antara situs afiliasi dapat meningkatkan minat pengguna
3. Ketika mempersiapkan
sebuah kontrak, harus mencapai kondisi win-win condition.
Search Engine Marketing
•Search engine didasarkan
pada konsep konvensional information retrieval systems tahun 1960-an, yang
ditujukan untuk menyimpan dan mengambil repositori data tekstual (Salton and
McGill 1983, Baeza-Yates and Ribeiro-Neto 1999)
•Search engine marketing
(juga disebut mesin pencari promosi) mencoba untuk memenangkan kontrak yang
relevan dengan muncul pada halaman hasil pencarian dari layanan
•Promosi Search engine
bisa dilakukan dengan cara membayar dan bisa secara gratis
Search engine yang sangat populer didunia diantaranya:
•Google
•AllTheWeb
•Yahoo
Sistem kerja mesin pencari WWW secara umum terdiri:
a.Crawler
b. Indexer
c. Searcher
Untuk mendapatkan ranking
yang tinggi meskipun hanya menggunakan fasilitas gratis, diantaranya dengan
melakukan beberapa hal sebagai berikut:
•Memberikan judul pada tag
title, dianjurkan mengandung penjelasan atas halaman dan situs web-nya.
•Memberikan meta keywords
pada setiap halaman web. Hindari perulangan kata karena akan dianggap sebagai
spam oleh search engine.
•Memberikan meta
description, yang menggambarkan halaman web-nya.
•Gunakan tag heading untuk
setiap judul pada isi halaman web
•Dengan mengklik URL situs
web dari hasil pencarian search engine akan mengingat situs web yang sering
dikunjungi akan dianggap penting dan akan dinaikan rankingnya.
•Menyertakan link situs
web kesitus-situs yang memiliki hit yang tinggi atau dianggap situs penting
oleh search engine
•Memberikan nama file yang
sesuai dengan isinya.
Content-related Marketing
•Pelopor absolut berkaitan
dengan konten pemasaran yang berhubungan dengan bentuk iklan semakin populer
adalah mesin pencari Google.
•Google mengembangkan
program khusus yang disebut AdWords (http://www.adwords.google.com) untuk
menjangkau pelanggan potensial dengan cara yang ditargetkan
•Program tambahan ini
memungkinkan untuk menempatkan iklan yang sesuai baik pada halaman hasil
pencarian dan pada halaman situs afiliasi Web.
• Kampanye AdWords
digunakan untuk menjangkau pengguna mencari kata kunci khusus dalam Google dan
memasang iklan di aplikasi Web yang terkait.
Domain Management
•Setiap aplikasi Web
memiliki alamat internet yang digunakan untuk akses unik dan langsung ke
Aplikasi web.
•Alamat ini memiliki arti
strategis yang penting untuk tujuan pemasaran.
•Saat ini banyak
perusahaan pendaftaran domain yang bertanggung jawab menetapkan dan mengelola
domain dan operasi pada tingkat nasional dan global.
•Dianjurkan hanya
menggunakan satu domain tunggal yang berfungsi untuk komunikasi dengan dunia
luar yang disebut domain master, dan domain sekunder yang berhubungan dengan
master domain dan produk maupun jasa, hal ini memungkinkan sebagai
traffic-generator.
Milis
•Milis adalah sebuah
alamat email yang digunakan oleh sekelompok pengguna internet untuk melakukan
kegiatan tukar menukar informasi.
•Setiap pesan yang
dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat
email seluruh anggotanya.
•Milis umumnya
dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi diantara para
anggotanya.
•Milis juga dapat
digunakan sebagai tempat promosi situs web, tapi hati-hati jangan sampai email
dianggap spam.
•Promosikan ke milis yang
sejenis dengan situs web dengan tidak secara langsung mengajak atau mengunjungi
situs web tetapi berikan tawaran yang bermanfaat bagi anggotanya.
Pemeliharaan Website
•Upload Situs Web
Proses memindahkan atau
memasang dari server lokal ke server hosting disebut proses Upload.
Hal yang harus
diperhatikan:
- Webhosting
- Teknik dan Tool untuk
upload situs web
•Memonitor dan
mengevaluasi Situs Web
- Lalu lintas aliran data
(Website Traffic)
- Performa Situs (Website
Performance)
Feedback
•Feedback merupakan umpan
balik terhadap suatu proses, kejadian atau layanan
•Feedback berfungsi untuk
mengontrol, memberikan kontribusi dan mengembangkan sebuah website.
•Adanya feedback
memungkinkan perkembangan sebuah website menjadi sesuai dengan kebutuhan
pengguna (Update situs web)
Update Situs Web
•Memperbarui situs web
dengan sesuatu yang baru, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengunjung dan
situs web itu sendiri.
•Update Situs Web
- Memperbarui Desain Web
- Memperbarui Fasilitas
- Memperbarui Content
perancangan web
PERTEMUAN 5
PENGUJIAN
(TESTING)
PENGUJIAN APLIKASI WEB
•Pengujian/Testing adalah
sebuah aktivitas untuk mengevaluasi kualitas dari sebuah produk dan untuk
memperbaiki produk dengan mengidentifikasi kerusakan dan masalahnya.
•Kesalahan (Error) terjadi jika hasil dari
jalannya testing tidak sama dengan hasil yang diharapkan.
•Error adalah perbedaan antara nilai atau
kondisi yang dihitung, diobservasi, diukur dengan kenyataan, spesifikasi dan
kebenaran teori (IEEE standard 610.12-1990).
LEVEL
TESTING
•Unit Test
-Merupakan pengujian unit
terkecil seperti Classes, Web pages, dsb.
- Pengujian yang berdiri
sendiri
- Dilakukan selama
implementasi
•Integration Test
Mengevaluasi interaksi unit
terintegrasi yang di tes secara berbeda dan terpisah
•System Test
- Merupakan testing yang
komplit.
- Sistem yang terintegrasi.
•Acceptance Test
- Mengevaluasi sistem dalam
organisasi dengan bantuan klien yang berada dalam lingkungan sistem yang dekat
dengan lingkungan produksi.
- Menggunakan kondisi dan
data real.
•Beta Test
Merupakan tes yang informal (tanpa rencana dan
kasus) yang mempercayakan pada kreativitas pengguna yang potensial.
Pengujian Situs Web
Penguji Situs Web dibagi 2 :
•Pengujian di Local Host
•Pengujian di Internet
Pengujian di Local Host
•Pengujian Usability
•Pengujian Sistem Navigasi
(Struktur)
•Pengujian Graphic Design
(Desain Visual)
•Pengujian Content
•Pengujian Compability
•Pengujian Loading Time
•Pengujian Functionality
•Pengujian Accesibility
•Pengujian Interactivity
Pengujian di Internet
•Validasi HTML dan XHTML
•Validasi CSS (Cascading
Style Sheet)
•Validasi Accessibility
Spesifikasi Testing
•Error dalam konten sering
ditemukan dengan perhitungan manual atau pengukuran organisasi, contoh
proofreading.
•Menguji struktur
hypertext, pastikan halaman ter-link dengan benar (bukan merupakan Broken
Link).
•Estetika, sebagai
subjective requirement
•Multi-platform delivery,
sebagai karakteristik performance yang berbeda dari seperangkat device.
•Multilinguality dan Usability
•Ketidakdewasaan dan
multidisiplin team sering mengakibatkan lemahnya penerimaan metodologi dan
kesiapan melakukan Testing.
•Web aplikasi berisi
komponen software yang berbeda, contoh web server, database, middleware, dan
integrasi sistem, seperti ERP sistem, Content Management System, dsb, yang di
sediakan oleh berbagai vendor dan diimplementasikan dengan berbagai teknologi
yang berbeda.
•Kematangan dari berbagai
metode Testing dan perangkatnya
•Perubahan yang dominan
membuat aplikasi web lebih komplek
Pendekatan Testing
•Pendekatan Konvensional
(Conventional Approaches)
- Work Result (quality
plan, test strategy, test plan, test case, test measurement, test environtment,
test reports)
- Rules (test manager,
test consultant, test specialist, tool specialist)
•Agile Approaches
- Quality goal
- self organize of the
team untuk membuat software yang sesuai dengan tujuan.
Conventional Approaches
Kegiatannya meliputi:
•Planning
•Preparing
•Performing
•Reporting
Agile Approaches
•Agile Approaches
berasumsi bahwa team akan menemukan solusi untuk masalah bersama dan tidak
terduga (reliance on self-organization).
•Testing bukan sebuah
aturan tapi kolaborasi dan penggunaan terbaik dari kapabilitas yang ada dalam
sebuah tim.
•Testing adalah sebuah
pengembangan aktifitas yang terintegrasi.
Kegiatan Agile Approaches meliputi:
•Pair Programming
•An on-site customer
•Continuous Integration
•Test-first Development
PERTEMUAN
4
MANAJEMEN SITUS WEB
Elemen dari metodologi pembangunan situs web adalah sebagai
berikut:
•Informasi audience
•Proposal
•Pernyataan yang Objektif
•Informasi Domain
•Spesifikasi Web
•TampilanWeb
Ada enam proses dari metodologi perancangan situs web
berikut:
•Perencanaan
•Analisis
•Perancangan
•Implementasi
•Promosi
•Inovasi
Content Management System
•Denyut nadi sebuah portal
itu berada pada isinya.
•Sebuah portal yang baik
akan selalu berusaha menampilkan isi terbaru bagi para pengunjungnya.
•Isi biasanya terdiri dari
teks, gambar, video, suara, dan lain sebagainya.
•Aturan-aturan ini menjaga
keajegan proses pembuatan halaman-halaman di portal secara efisien dan efektif.
Dalam ilmu komputer aturan tersebut disebut Sistem Manajemen Isi (SMI).
•Dalam bahasa Inggris SMI
dikenal dengan sebutan CMS (Content Management System).
•SMI adalah sebuah
aplikasi komputer yang digunakan untuk mengatur alur kerja yang diperlukan
untuk membuat, menyunting, memeriksa, indeks, pencarian, arsip, dan menerbitkan
pelbagai jenis media dijital dan elektronik, baik yaang berupa teks, gambar, maupun
gambar bergerak.
•SMI sering digunakan
dalam aplikasi berbasis web generasi 2.0.
Teknik Implementasi
•Teknologi Program
•Teknologi Client
•Teknologi Server
•Teknologi content
Teknologi Program
Web memiliki Teknologi web
yang dikenal sebagai web server dan web browser.
•Web server
- Berfungsi untuk melakukan
service.
- Web server yang ada saat
ini adalah Microsoft IIS (Internet Information Service), Apache, Microsoft PWS
(Personal Web Server), dan lain-lain.
- Bahasa pemrograman web
browser dikenal JavaScript, dan CSS yang dikeluarkan oleh W3C {World Wide Web
Consortium).
- Format yang digunakan sudah
ada standar yang jelas yaitu HTML.
•Web browser
- Berfungsi untuk
memakai/meminta service.
- Contoh dari Web Browser
yaitu Microsofit IE (lnternet Explore), Netscape Navigator, Opera, Magellan,
Mozilla Firefox, dan lain-lain.
- Bahasa pemrograman di antaranya PHP, ASP,
dan lain-lain.
Teknologi Client
•Perancangan aplikasi
client server harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1. Banyaknya
client di dalam sistem. 2. Apakah sistem menggunakan lebih dari satu DBMS. 3.
Kebutuhan update aplikasi di masa mendatang.
•Saat ini arsitektur
client-server yang banyak digunakan dalam industri disebut two-tier
architecture.
•Arsitektur client-server
yang dikembangkan kemudian adalah three-tier architecture.
•Two-tier architecture
Pada arsitektur ini, server
mengirim data dan client mengakses data.
•Three-tier architecture.
Pada model ini, layer direpresentasikan
sebagai host, server dan client.
Teknologi Server
•Perkembangan teknologi
Server tidak sepesat perkembangan perangkat komputer lain, mengingat market
Server yang terbatas.
•Salah satu fungsionalitas
dari server adalah sebagai web server yang memungkinkan server tersebut
mengelola beberapa website dan melayani browser dari klien yang mengakses
halaman yang terdapat dalam website tersebut.
•Sebuah web server mampu
memberikan layanan halaman web, file, gambar, atau data kepada klien yang
mengakses.
Teknologi Content
•Saat ini teknologi yang
terkenal dan banyak digunakan adalah CMS.
•CMS merupakan singkatan
dari Content Management System , suatu software yang berguna untuk memanipulasi
(menambah, mengedit atau menghapus) content atau isi dari suatu situs web.
•CMS memungkinkan
dilakukan tanpa pengguna harus belajar HTML atau bahasa pemrograman web.
5 Fungsi Pengguna Web:
•Author
•Webmaster
•Administrator
•Publisher
•Editor
perancangan web
PERTEMUAN 3
Merancang dan Membangun Website
7 aturan merancang website
•Just becouse you can
doesn’t mean you should.
•There is almost always an
exception
•Users are the ultimate
judges
•Crossover experience is
something a designer needs to always strive for
•Humility is the best
approach
•It is impossible to
please everyone
•Try to stay on top of
specifications and standards
3 Filosofi Merancang Web
•Estetika
•Kegunaan
•Fungsi
DESAIN WEB
Desain web dibagi 3, yaitu:
1.Desain Antar Muka
2.Desain Situs
3.Desain Halaman
Struktur Navigasi
•Linier
Linier merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian
cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar
secara berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan.
Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu halaman sebelumnya atau satu
halaman sesudahnya.
•Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu
struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan
kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai master
page, halaman utama ke satu. Halaman utama ini akan mempunyai halaman
percabangan yang dikatakan slave page, halaman pendukung. Jika salah
satu halaman pendukung diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama master
page, halaman utama kedua. Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan
adanya tampilan secara linier.
![]() |
•Non Linier
Pada struktur nonlinier diperkenankan
membuat struktur navigasi bercabang, percabangan ini berbeda dengan percabangan
pada struktur hirarki. Pada percabangan nonlinier walaupun terdapat
banyak percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama
tidak ada pada master page dan salve page.
•Campuran
Struktur navigasi campuran merupakan gabungan
dari ketiga struktur sebelumnya. Struktur navigasi ini banyak digunakan dalam
pembuatan aplikasi multimedia sebab dapat memberikan keinteraksian yang lebih
tinggi.


Teknik Typografy
•Tipografi (typography)
adalah ilmu yang mempelajari tentang huruf.
•Tipografi lebih dari seni
memilih font, tentang membuat konten lebih mudah dibaca.
•Teks merupakan bagian
sentral dari antarmuka pengguna, sehingga kebutuhan User Interface dipengaruhi
pemilihan font, ukuran, dan spasi
Gaya Editorial
DETIL EDITING: TEKNIS
1. Mencari
kesalahan-kesalahan faktual dan memperbaikinya, di antaranya kekeliruan salah
tulis tentang nama, jabatan, gelar, tanggal peristiwa, nama tempat, alamat, dan
sebagainya.
2. Memperbaiki kesalahan
dalam penggunaan tanda-tanda baca.
3. Tegas dalam hal-hal
seperti penggunaan huruf besar dan singkatan, penggunaan gelar, tanda baca,
ejaan, tata bahasa, pemilihan jenis huruf untuk judul, dsb.
4. Mengetatkan tulisan atau
menyingkat tulisan sesuai dengan ruang yang tersedia, termasuk membuang atau
memotong (cutting) paragraf yang tidak penting.
5. Mengganti kata atau istilah yang tidak
memenuhi prinsip ekonomi kata.
6.
Melengkapi tulisan dengan bahan-bahan tipografi, seperti anak judul (subjudul),
di mana diperlukan.
7.
Menulis atau menentukan judul dan lead atau teras berita jika dipandang perlu.
8. Di beberapa suratkabar, editing juga
termasuk menulis caption (keterangan gambar) untuk foto dan pekerjaan
lain yang berhubungan dengan cerita yang disunting itu.
DETIL EDITING: NON-TEKNIS
1. Memperhatikan apakah
naskah berita sudah memenuhi nilai-nilai jurnalistik dan kriteria layak
muat—aktual, faktual, penting, dan menarik.
2. Meneliti apakah naskah
berita sudah menaati doktrin kejujuran (fairness doctrine) serta asas
keberimbangan (cover both side). Jika belum, tugaskan kembali reporter
untuk memenuhinya.
3. Memperhatikan apakah
opini, interpretasi, atau penilaian wartawan lebih menonjol daripada fakta
hasil liputan.
4. Menjaga jangan sampai
terjadi kontradiksi dalam sebuah naskah.
5. Menjaga jangan sampai
terjadi penghinaan, arti ganda, dan tulisan yang memuakkan (bad taste).
6. Sadar mengenai sifat-sifat umum tentang
umur, taraf hidup, dan gaya hidup para pembaca utama korannya, dan menyunting
naskah sesuai dengan sifat umum tersebut.
7. Memperbaiki tulisan opini (artikel) dengan
segala upaya tanpa merusak cara penulisnya menyatakan pendapatnya. Karenanya,
redaktur harus membaca lebih dahulu seluruh cerita/naskah untuk mendapatkan
pengertian penuh tentang apa yang berusa dikatakan oleh si penulis.
8. Menjaga masuknya iklan terselubung sebagai
berita.
Langganan:
Komentar (Atom)
