PERTEMUAN
2
MODELING WEB APLICATIONS
Spesifikasi Model Web
Applications
1.LEVELS
Dibedakan tiga tingkat yaitu Content, hypertext,
dan presentation
2. ASPECTS
Mengikuti
prinsip-prinsip berorientasi objek, struktur dan dimodelkan pada
masing-masing tiga tingkat, yaitu
pada konten, hypertext dan presentasi.
3.
PHASES
Urutan langkah-langkah pemodelan tergantung
pada jenis aplikasi Web
4. Customization
Customization mempertimbangkan konteks,
misalnya, pengguna, karakteristik perangkat, atau pembatasan bandwidth, yang
memungkinkan untuk beradaptasi dengan aplikasi Web.
METHODE dan TOOLS Metode
tersedia untuk pemodelan aplikasi Web yang biasanya didasarkan pada metode
tradisional, seperti sebagai ER, atau mereka meningkatkan bahasa pemodelan
berorientasi objek, misalnya, UML. Metode Pemodelan mengikuti paradigma yang
berbeda, tergantung pada asal mereka dan fokus:
1.Data-oriented methods
2. Hypertext-oriented methods
3. Object-oriented methods
4. Software-oriented methods
Untuk pengembangan aplikasi
web dalam pemilihan Tools menggunakan alat yang mendukung tidak hanya model itu
sendiri, tetapi terutama juga otomatisasi, misalnya:
1.WebRatio Site Development
Studio merupakan pengembangan model
berbasis alat yang dibangun di Web Modeling Language (WebML)
Alat ini menggunakan notasi
sendiri untuk pemodelan hypertext dan tambahan mendukung notasi dan UML. Code
generator alat ini menggunakan XSL untuk mengubah isi dan hypertext model yang
direpresentasikan dalam XML ke dalam representasi basis data yang diperlukan
dan database koneksi serta komponen perangkat lunak dan format output (HTML,
WML,PDF, Microsoft Word).
WebRatio menggunakan utilitas
bernama EasyStyle untuk menghasilkan presentasi halaman, yang akan mengubah
notasi halaman ke stylesheet XSL secara otomatis tanpa kegiatan pemrograman
tambahan.
Aplikasi Web yang dihasilkan
oleh WebRatio adalah ditempatkan dalam kerangka runtime didasarkan pada
seperangkat komponen Java, yang dapat dikonfigurasi dengan menggunakan file XML.
VisualWADE
Alat VisualWADE didasarkan
pada metode OO-H. Alat ini mendukung pemodelan dan aplikasi generasi otomatis
berbasis pada XML, ASP, JSP, dan PHP. VisualWADE menambah model UML dengan dua
model tambahan:
1. Navigasi
2. Presentasi
OpenUWE
OpenUWE adalah sebuah lingkungan pengembangan
untuk desain dan generasi aplikasi Web menggunakan metodologi UWE.
WEB APLICATION ARCHITECTURE Ada beberapa pengertian
menyangkut arsitektur:
1.Arsitektur menjelaskan
struktur, arsitektur dari sistem perangkat lunak terdiri dari strukturnya, dekomposisi ke dalam
komponen, dan hubungan antarmuka.
2.Arsitektur membentuk
transisi dari analisis terhadap implementasi.
3.Architecture dilihat dari
sudut pandang yang berbeda, yaitu:
- Pandangan konseptual, yang mengidentifikasi entitas dari domain aplikasidan hubungan.
- Pandangan runtime, yang menggambarkan komponen di runtime system. pandangan proses, peta proses pada sistem runtime.
- Peta proses pada sistem runtime, melihat aspek seperti sinkronisasi dan concurrency. d. Pandangan implementasi, yang menggambarkan artefak perangkat lunak sistem.
4.Arsitektur membuat
sistem dimengerti.
5.Arsitektur merupakan
kerangka untuk sistem yang fleksibel.
Developing
Architectures
1.Pola
Menjelaskan permasalahan desain berulang yang
timbul dalam konteks desain yang spesifik.
Buschmann et al. (1996) mengidentifikasi pola pada tiga
tingkat abstraksi yang berbeda:
a. Arsitektur pola
b. Desain pola
c. Idiom
2. Frameworks
Sebagai cetak biru untuk
arsitektur dasar dan fungsi-fungsi dasar untuk suatu bidang tertentu dari
aplikasi.
3. Pengkategorian Arsitektur
Anastopoulos dan Romberg(2001) serta Bongio
dkk (2003) menggambarkan arsitektur untuk lingkungan aplikasi Web, mengambil
aspek layering dari arsitektur, atau dukungan data yang berbeda dan format data
- data aspek arsitektur , yaitu:
a. Aspek Layering
b. Aspek Data
Peningkatan sistem perangkat lunak terdistribusi telah
menyebabkan perkembangan arsitektur dan menangani infrastruktur distribusi data
dan pesan:
a.Distributed Objsect
Middleware (DOM)
b.Virtual Shared Memory (VSM)
c. Message Berorientasi
Middleware (MOM)
d. Peer to Peer (P2P)
e. Service Oriented
Middleware (SOM)
A. Hypertext dan
Hypermedia
Hypertext dipahami sebagai
organisasi dari interkoneksi unit informasi tunggal dimana hubungan antara
unit-unit ini dapat dinyatakan oleh link dengan inti konsep dasarnya World Wide
Web.
B. Komunikasi
Client/Server
1. SMTP (Simple Mail Transfer
Protocol)
2. RTSP (Real Time Streaming
Protocol)
3. HTTP (HyperText Transfer
Protocol)
C. Bagian Pelacakan
1. Penulisan Ulang URL
2. Cookie
3. Penggunaan Skenario
D. Teknologi
Dokumen yang Spesifik
1.HTML - Hypertext Markup
Language
2.SVG - Scalable Vector
Graphics
3.SMIL - Synchronized
Multimedia Integration Language
3.XML - eXtensible Markup
Language
Tidak ada komentar:
Posting Komentar